REMAJA YANG KRITIS ATAS SIDANG MKD

Semenjak Menteri ESDM melaporkan ke MKD bahwa ketua parlemen Setya Novanto melakukan pelanggaran Etik, Publik dibuat resah dengan semua kegaduhan ini sehingga bermunculan petisi di media sosial“pecatSetyaNovanto” saya pun sebagai pelajar ikut geram dan ikut menandatangini petisi tersebut, Kasus ini belum saja berakhir. Alhamdulillah sidang dilakukan secara terbuka, kemarin tanggal 2-3November sidang MKD pertama si-pengadu yaitu Sudirman Said, lalu sidang kedua saksi Riza Chalid dan bos freeport ma’roef syamsuddin tapi Riza Chalid tidak hadir karena berhalangan. Kedua sidang ini menarik, saya melihatnya sampai rampung sidang pertama Sudirman Said sebagai pengadu, menurut saya diperlakukan sebagai terdakwah dicecer pertanya itu upaya membentengi Setya Novanto mayoritas dari kubu KMP fraksi Golkar yaitu Ridwan Bae, bertanya kepada si Sudirman Said sesuatu yang tidak terlalu penting. Sidang dari sejak siang sampai 21.17, saya sepulang sekolah pukul 14:10 langsung menonton sidang di metroTV ketika waktu ashar tiba sidang di berhenti sejanak dilanjutkan kembali setelah shalat ashar. Saya sangat suka dengan gaya bicara Akbar Faisal dari fraksi Nasdem, Ini kan persidangan untuk membuktikan Setya Novanto melanggar etik sebarapa parah… Akbar faisal bertanya kepada Sudirman Said “apakah pantas ketua DPR bernegosiasi sejauh itu” itu jelas tidak pantas, Ketua parlemen yang beriniat berbisnis bukan kepentingan negara! Ketika tensi menaik, saya ikutan greget melihat para anggota MKD banyak instuksi kepada pimpinan sidang saat pemutaran rekaman, Pokoknya terebawa emosional hehee. Menteri ESDM ada jadwal tugas negara pada hari rabu pukul 21.30 mau terbang ke luar negeri tapi pada saat pimpinan mau mengakhiri persidangan 21.00 ada yang instrusksi kepada pimpinan, “sebentar pimpinan, setelah mendengarkan rekaman kita tanya tanya sedikit kepada si-pelapor” pimpinan sidang menanggapi “pak menteri ada agenda mau keluar negeri jadi sebentar saja bertanyanya”. Akhirnya sidang pun berakhir, Sudirman Said menyapaikan pers nya kepada media dengan singkat. Saya mengapresiasi Menteri ESDM merespon wartawan dan anggota MKD dengan bijak.

Walaupun saya masih pelajar, tidak ada salahnya saya begitu peduli dengan persoalan ini karena saya generasi penerus bangsa, hehe. Sidang kedua pada hari kamis, dimulai sejak siang hingga tengah malam gila lama bener ini lebih lama dari sidang yang pertama. Disekolah, saya ada tugas membuat logo instansi pemerintah apa saja dan saya pilih membuat logo Kemenag sehingga pulang sekolah ngaret (tidak pada waktunya) sepulang sekolah pukul 14:45 saya langsung nonton sidang lanjutan pukul 15:00 sidang ditunda shalat ashar dilanjutkan pukul 16:00 saya pun shalat, mandi, makan kemudian tepat pada waktunya nonton sidang kembali, pada sidang kedua saksi yang bernama Riza Chlid pengusaha minyak bumi tidak datang. Singkat cerita waktu maghrib sidang diberhentikan sejenak shalat maghrib terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan kembali pukul 19:00 seperti biasa saya pun shalat maghrib juga. Singkat cerita saya kembali menonton, sekarang saya nontonnya ditemenin Mamah Abah. Mamah ikutan kebawa emosi juga nonton bersidangan, mamah marah marah ke kubu KMP yang bertanya tidak begitu penting hahaa mamah mamah. Sebenarnya mamah engga terlalu paham tentang ilmu hukum tidak tahu akar masalahnya apa, mungkin Abah yang begitu paham akar masalahnya. Wihhh keren kedua orang tua dan anaknya kompak dan harmonis banget nonton sidang MKD bersama-sama. Ketika pukul 21:00 kami tidak kompak lagi nonton sidangnya, mamah marah ke saya “aa sudah nonton sidang MKD nya kayak orang gede-an saja kamu tuhhh yaa! Shalat isya!!”  saya menanggapi “iaa aa kan calon orang besar mahh hehe, lagian aa sudah shalat isya mah”. Ketika remakan itu diputar kembali saya merasa bosen mending ngerjain soal, nahhh setelah rekaman itu selesai diputar nonton lagi hehee… pukul 22:00 mamah papah udah mulai kantuk dan lama-lama tertidur dan saya nonton sendirian, ini sidang lamaaa bangett sumpahhhhh wahhhwahh sudah jam set sebelas masihh saja, saya melihat ma’roef syamsuddin kecapekan dan ingin segara istirahat terlihat pada kantung matanya itu yang cukup besar. Singkat cerita sidang selesai ehhh sii ma’roef syamsuddin ke kejagung yaaaAmpun …. capek bener tuhh…

Kesimpulan menurut analisis saya, ini bukan dari pakar hukum tata negara, pakar hukum pidana dll. Ini analisis saya, jangan remehkan walaupun saya masih pelajar. Dalam rekaman presiden jokowi orangnya koppig (keras kepala) bahasa Belanda, disini ketika jokowi tidak bisa diajak bernegosiasi Setnya Novanto punya cara dengan perantara pak Luhut sebagai temen dekat Jokowi. Ada hikmah yang saya ambil dari persidangan ini, ini adalah masalah rekam jejak. Pak jokowi dikenal sebagai negarawan tak mau bermewah mewahan dan bersih dari korupsi! Sekelas ketua parlamen sudah menyerah me-lobi jokowi karena orangnya koppig contohnya masalah pembekuan PSSI. Buat pribadi, saya harus bisa menjaga citra disekolah sebagai siswa yang teladan. Tidak menutup kemungkinan ada upaya upaya lebih keras lagi untuk membentengi SetyaNovanto, Etttt jangan lupa firman surah Al-mursalat ayat itu di ulang-ulang lebih dari satu “wayluyyaumaidzillil mukadzibin” celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran) ingat itu semua anggota MKD tentang firman Tuhan tersebut. Sekian terimakasih