Kondisi demokrasi bangsa Indonesia tidak terlepaskan oleh peran mahasiswa yang kritis terhadap suatu rezim kekuasaan oleh sebab itu para aktivis mahasiswa yang hidup di rezim soeharto banyak di penjara dan memakan korban jiwa. Aksi gerakan protes mahasiswa ini terus berlanjut, terutama setalah diketahui kecurangan hasil Pemilu 1977 yang dimenangkan Golkar. Gerakan mahasiswa mulai mengusik mesin politik Soeharto, yakni Golkar. Di Yogyakarta misalnya, salah satu protes mahasiswa dilakukan di Kampus IAIN Sunan Kalijaga pada saat ada kampanye pemilu yang dilakukan oleh Golkar.
Berganti rezim di Joko Widodo, pun sama. Seseorang yang sangat kritis dan membahayakan kekuasaan akan dicari cara untuk dibungkam walaupun kondisi sudah Reformasi, kebabasan mengeluarkan pendapat dijamin pada Konstitusi pasal 28 E ayat (3). Hal ini terjadi pada seorang tokoh yaitu Rocky Gerung, yang selalu tajam mengkritisi rezim Joko Widodo. Pada akhirnya ada celah yang bermuatan agama Rocky Gerung dilaporkan ke kepolisian karena pernyataannya yang menyebut kitab suci itu fiksi. Razia buku isunya udah kelar, razia akal pikiran dimulai.
Belakangan ini ada banyak sekali razia di negeri kita; mulai dari razia kendaraan, razia petasan yang terbilang wajar, sampai razia buku yang patut disebut merampas minat literasi generasi milenial. Uniknya proyek razia ini tidak berhenti di situ. Dan issue paling hangat kitab suci itu fiksi yang diungkapkan oleh Rocky Gerung, ini bertanda rezim sekarang sangat alergi dengan kritikan tajam.
Dimensi Politik
Rocky Gerung dilaporkan oleh Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian ke kepolisian yang sebelumnya juga yang melaporkan Ahmad Dhani. Rocky dianggap telah melakukan penistaaan agama dalam pernyataannya yang menyebut kitab suci itu fiksi.
Polisi diketahui memanggil aktivis sekaligus pengamat politik Rocky Gerung untuk diperiksa terkait pernyataannya soal kitab suci fiksi, yang kejadiannya sudah berlalu cukup lama. Sehingga terendusnya kepentingan politik, publik sulit memisahkan kepentingan sarat politik di balik upaya penegakan hukum di kepolisian.
Sebagai mahasiswa yang kritis tentu curiga apa motif dibelakangnya, perlu dibongkar dengan nalar kritis, dan Publik berhak berpersepsi tidak positif terhadap penguasa dipakai sebagai alat kepentingan politik Joko Widodo juga capres petahana. Publik heran pemeriksaan Rocky hanya beberapa hari usai vonis 1,5 tahun penjara dijatuhkan kepada juru kampanye BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Dhani Prasetyo.
Seharusnya ini bisa jadi show up nya Joko Widodo sebagai Petahana untuk memarkan kepada public bahwa dia berpihak kepada akal pikiran karena dia punya otoritas atau Joko Widodo mengambil keuntungan dari kasus tersebut sehingga berkurangnya pengkritik yang tajam terhadap pemerintahan. Jokowi dituntut berpikir matang menanggapi persepsi publik jika kasus ini terus berlanjut, namun situasi akan bertambah rumit jika penegakan hukum kepada kubu oposisi ini memang di sutradarai oleh orang-orang di lingkaran istana.
Publik menganggap penguasa telah lebay mempersoalkan pernyataan seorang akademisi yang punya pengaruh kuat di akar rumput oposisi. Klaim Jokowi saat debat perdana pada akhirnya kembali jadi sorotan. Dia kala itu mempersilakan Prabowo untuk melaporkan kasus-kasus yang merugikan pihak oposisi, dan menjanjikan aparat bersikap adil. Sementara yang terjadi belakangan, publik dihadapkan pada penegakan hukum yang semakin menuai perdebatan.
Dangkalnya Literasi
Pelapor tidak paham akan apa itu makna Fiksi dan Fiktif, kita dipertontonkan oleh sandiwara yang tidak bermutu, Fiksi adalah sebuah Prosa naratif yang bersifat imajiner, meskipun imajiner sebuah karya fiksi tetapah masuk akal dan mengandung kebenaran. Berbeda dengan Fiktif adalah kebohongan, mengada-ada. Sesuatu yang tidak ada dipaksakan menjadi ada.
Kita mengucapkan kata InsyaAllah pun itu mengadung fiksi, dimana disitu ada hope, sama halnya dengan doa mengandung energy fiksi karena memupuk harapan. Ada telos didepan sesuatu yang akan datanag. Kitab suci karena ada eskatologi energy untuk tiba ke telos yang didepan. Di ujung kitab suci adalah harapan.